(: Salam Ukhuwah & Salam Perjuangan :)

Syukran Jazilan atas kunjungan :D
Semoga apa yang tercoret di sini membawa manfaat pada semua~


more at Islamic-Testi


"Wahai jiwa yang tenang! Kembalilah pada Tuhanmu dengan hati yang redha dan di redhaiNya maka masuklah kedalam golongan hamba-hambaKu, dan masuklah ke dalam syurgaKu [89:27-30]


Tuesday, June 8, 2010

Mengembala kambing

*sambungan kisah Nabi Muhammad

Setelah dua tahun di bawah asuhan 'Abdul-Muthalib, yaitu ketika usia Beliau menginjak delapan tahun, 'Abdul-Muthalib pun wafat. Maka Beliau pun diambil oleh Abû Thâlib, salah seorang pamannya yang memiliki anak yang banyak.

Abû Thâlib merupakan pengganti 'Abdul-Muthalib dalam kepemimpinan kota Makkah, dan ia telah menyumbangkan sebagian besar hartanya untuk memelihara Ka'bah dan menjamu orang-orang yang berhaji, dan juga untuk membantu orang-orang yang mengalami kesulitan sehingga membuatnya jatuh miskin dan hampir-hampir menjatuhkan kedudukannya yang mulia.

Rasûlullâh saw. yang ketika itu masih berusia delapan tahun, berusaha meringankan beban pamannya itu dengan bekerja menggembalakan kambing milik sebagian penduduk Makkah dengan upah yang minim.

Pekerjaan menggembala kambing menumbuhkan sifat-sifat positif dalam diri Beliau, seperti sifat tanggung jawab, lemah lembut, penuh perhatian dan kewaspadaan. Sejumlah sifat yang harus dimiliki oleh setiap penggembala agar ia dapat menjaga ternaknya dengan baik. Ini pun merupakan kehendak Allâh SWT. dan juga sebagian dari rencana-Nya yang tersusun bagi Beliau, agar di kemudian hari Beliau mampu memikul tanggung jawab sebagai pembawa risalah. Dan pekerjaan menggembala kambing merupakan pendidikan Allâh bagi sebagian besar para nabi, sebagaimana sabda Beliau :


مَا مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ رَعِيَ الْغَنَمَ


Artinya :

"Tidak ada seorang nabi pun melainkan ia pernah bekerja menggembala kambing".

No comments:

rakan seperjuangan dakwah dan tarbiah